About

header ads

Makalah Tentang Kenakalan Remaja- GUDANG MAKALAH

Kursus Komputer bersertifikat. Lembaga kursus Citra Telematika menyelenggarakan :

1. Aplikasi Perkantoran
2. Desain Grafis
3. Jaringan Komputer
4. Robotika
5. Pemasaran Digital
Kursus Komputer di Majalengka
Citra Telematika - Kursus Komputer di Majalengka


Jl. Raya Timur No. 65, Ciborelang, Jatiwangi
Kab. Majalengka
(0233) 8281236 | 085216667297


KATA PENGANTAR

Segala puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah Yang Maha Esa, yang atas rahmat dan bimbingan-Nya kami dapat menuntaskan penyusunan makalah ini.
Makalah ini adalahhasil dari tugas mandiri untuk para mahasiswa, guna belajar dan mempelajari lebih lanjut mengenai topik kenakalan remaja berikut penyelesaian pencegahan dan pemecahannya. Penyusunan makalah ini bertujuan guna menumbuhkan proses belajar mandiri untuk mahasiswa, supaya kreativitas dan penguasaan pelajaran kuliah bisa optimal cocok dengan yang diharapkan.
Dengan adanya makalah ini diinginkan dapat menolong mahasiswa dalam memahami tentang sekian banyak  penyebab kenakalan remaja serta dapat melindungi diri dan lingkungan pergaulannya dari terjerumus ke dalam berbagai format kenakalan remaja tersebut.
Semoga makalah ini dapat berfungsi dan senantiasa menjadi kawan dalam belajar guna meraih prestasi yang gemilang. Kritik dan saran dari dosen penyangga mata kuliah dan pun teman-teman paling kami harapkan guna perbaikan dan penyempurnaan dalam belajar pada masa mendatang.



Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ......................................................................................... 1
DAFTAR ISI........................................................................................................ 2
BAB I : PENDAHULUAN.................................................................................. 3
1.1. Latar Belakang ............................................................................................... 3
1.2. Rumusan Masalah............................................................................................ 3
1.3. Tujuan.............................................................................................................. 4
1.4. Manfaat........................................................................................................... 4
BAB II : PEMBAHASAN................................................................................... 5
2.1. Pengertian Kenakalan Remaja........................................................................... 5
2.2. Penyebab Kenakalan Remaja........................................................................... 8
2.3. Solusi Kenakalan Remaja................................................................................. 12
BAB III : KESIMPULAN DAN SARAN........................................................... 15
3.1. Kesimpulan...................................................................................................... 15
3.2. Saran ............................................................................................................. 16



BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Remaja ialah masa pergantian dari kanak-kanak ke dewasa. Seorang remaja telah tidak lagi dapat disebutkan sebagai kanak-kanak, tetapi ia masih belum lumayan matang guna dapat disebutkan dewasa. Ia sedang menggali pola hidup yang sangat sesuai baginya dan inipun sering dilaksanakan melalui metoda coba-coba walaupun melalui tidak sedikit kesalahan. Kesalahan yang dilakukannya sering memunculkan kekuatiran serta perasaan yang tidak menyenangkan untuk lingkungannya, orangtuanya. Kesalahan yang diperbuat semua remaja melulu akan mengasyikkan teman sebayanya. Hal ini sebab mereka seluruh memang sama-sama masih dalam masa menggali identitas. Kesalahan-kesalahan yang memunculkan kekesalan lingkungan berikut yang tidak jarang disebut sebagai kenakalan remaja. makalah hits
Remaja adalahaset masa mendatang suatu bangsa. Di samping hal-hal yang menggembirakan dengan pekerjaan remaja-remaja pada masa-masa yang akhir-akhir ini dan pembinaan yang dilaksanakan oleh organisasi-organisasi pelajar dan mahasiswa, kita menyaksikan pula arus kemorosotan moral yang semakin melanda di kalangan beberapa pemuda-pemuda kita, yang lebih familiar dengan sebutan kenakalan remaja. Dalam surat kabar-surat kabar tidak jarang kali kita menyimak berita mengenai perkelahian pelajar, penyebaran narkotika, pemakaian obat bius, minuman keras, penjambret yang dilaksanakan oleh anak-anak yang berusia belasan tahun, bertambahnya kasus-kasus kehamilan di kalangan remaja putri dan beda sebagainya.
Hal tersebut ialah adalahsuatu masalah yang dihadapi masyarakat yang sekarang semakin marak, Oleh karena tersebut masalah kenakalan remaja seyogyanya menemukan perhatian yang serius dan terfokus untuk menunjukkan remaja ke arah yang lebih positif, yang titik beratnya guna terciptanya sebuah sistem dalam mengatasi kenakalan di kalangan remaja.
 makalah hits
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, penyusun merumuskan masalah yang akan dibicarakan dalam makalah ini sebagai berikut:
1. Apakah kenakalan remaja itu?
2. Apa penyebab kenakalan remaja?
3. Bagaimana solusi menanggulangi kenakalan remaja?

1.3 Tujuan
Tujuan disusunnya makalah ini ialah untuk menyerahkan pemahaman untuk mahasiswa mengenai kenakalan remaja, penyebab inilah solusinya.
1.4 Manfaat
1. Mahasiswa mengetahui pengertian kenakalan remaja.
2. Mahasiswa memahami faktor-faktor penyebab kenakalan remaja.
3. Mahasiswa memahami solusi dalam menanggulangi kenakalan remaja. makalah hits



BAB II
PEMBAHASAN

2.1. Pengertian Kenakalan Remaja
Akhir-akhir ini di sejumlah media masa tidak jarang kita menyimak tentang tindakan kriminalitas yang terjadi di negeri yang anda cintai ini. Ada anak remaja yang meniduri ibu kandungnya sendiri, perkelahian antar pelajar, tawuran, penyalahgunaan narkoba dan minum-minuman keras dan masih tidak sedikit lagi kriminalitas yang terjadi di negeri ini. Kerusakan moral telah merebak di semua lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa serta orang yang telah lanjut usia.
Termasuk yang tidak luput dari kehancuran moral ini ialah remaja. Para berpengalaman pendidikan sependapat bahwa remaja ialah mereka yang berusia 13-18 tahun. Pada umur tersebut, seseorang sudah mendahului masa kanak-kanak, tetapi masih belum lumayan matang guna dapat disebutkan dewasa. Ia berada pada masa transisi dan penelusuran jati diri, yang karenanya sering mengerjakan perbuatan-perbuatan yang dikenal dengan istilah kenakalan remaja.
Kenakalan remaja mencakup semua perilaku yang membias dari norma-norma hukum pidana yang dilaksanakan oleh remaja. Perilaku itu akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Masalah kenakalan remaja mulai mendapat perhatian masyarakat secara khusus semenjak terbentuknya peradilan guna anak-anak badung (juvenile court) pada 1899 di Illinois, Amerika Serikat. Beberapa berpengalaman mendefinisikan kenakalan remaja ini sebagai berikut:

1. Kartono, ilmuwan sosiologi
Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan fenomena patologis sosial pada remaja yang diakibatkan oleh satu format pengabaian sosial. Akibatnya, mereka mengembangkan format perilaku yang menyimpang".
2. Santrock "Kenakalan remaja merupakan kelompok dari sekian banyak  perilaku remaja yang tidak bisa diterima secara sosial sampai terjadi perbuatan kriminal." makalah hits



2.2. Penyebab Kenakalan Remaja
Ulah semua remaja yang masih dalam tarap pencarian kepribadian sering sekali mengusik ketenangan orang lain. Kenakalan-kenakalan enteng yang mengganggu ketentraman lingkungan sekitar laksana sering terbit malam dan menguras waktunya melulu untuk hura-hura laksana minum-minuman keras, memakai obat-obatan terlarang, berkelahi, berjudi, dan lain-lainnya tersebut akan merugikan dirinya sendiri, keluarga, dan orang beda yang terdapat disekitarnya.
Cukup tidak sedikit faktor yang melatar belakangi terjadinya kenakalan remaja. Berbagai hal yang ada itu dapat dikelompokkan menjadi hal internal dan hal eksternal. Berikut ini penjelasannya secara ringkas:
1. Faktor Internal
a. Krisis identitas
Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua format integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan bakal konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, tercapainya identitas peran. Kenakalan remaja terjadi sebab remaja gagal menjangkau masa integrasi kedua.
b. Kontrol diri yang lemah
Remaja yang tidak dapat mempelajari dan memisahkan tingkah laku yang bisa diterima dengan yang tidak bisa diterima bakal terseret pada perilaku 'nakal'. Begitupun untuk mereka yang telah memahami perbedaan dua tingkah laku tersebut, tetapi tidak dapat mengembangkan kontrol diri guna bertingkah laku cocok dengan pengetahuannya. makalah hits

2. Faktor Eksternal
a. Kurangnya perhatian dari orang tua, serta kurangnya kasih sayang
Keluarga adalahunit sosial terkecil yang menyerahkan fondasi primer untuk perkembangan anak. Sedangkan lingkungan selama dan sekolah ikut menyerahkan nuansa pada pertumbuhan anak. Karena tersebut baik-buruknya struktur family dan masyarakat sekitar menyerahkan pengaruh baik atau buruknya pertumbuhan jati diri anak. makalah hits

Keadaan lingkungan family yang menjadi karena timbulnya kenakalan remaja laksana keluarga yang broken-home, lokasi tinggal tangga yang berantakan diakibatkan oleh kematian ayah atau ibunya, family yang diliputi konflik keras, ekonomi family yang kurang, semua tersebut adalahsumber yang subur untuk menimbulkan delinkuensi remaja. makalah hits
Dr. Kartini Kartono pun berpendapat sesungguhnya faktor penyebab terjadinya kenakalan remaja antara lain:

1. Anak tidak cukup mendapatkan perhatian, kasih sayang dan tuntunan edukasi orang tua, terutama tuntunan ayah, sebab ayah dan ibunya masing–masing sibuk mengurusi persoalan serta konflik batin sendiri

2. Kebutuhan jasmani maupun psikis anak–anak remaja yang tidak terpenuhi, kemauan dan asa anak–anak tidak dapat tersalur dengan memuaskan, atau tidak menemukan kompensasinya

3. Anak tidak pernah menemukan latihan jasmani dan mental yang sangat dibutuhkan untuk hidup normal, mereka tidak dilazimi dengan disiplin dan kontrol-diri yang baik

Maka dengan begitu perhatian dan kasih sayang dari orang tua adalahsuatu desakan yang dominan dalam kejiwaan seorang remaja dalam membentuk jati diri serta sikap remaja sehari-hari. Jadi perhatian dan kasih sayang dari orang tua merupakan hal penyebab terjadinya kenakalan remaja.


b. Minimnya pemahaman mengenai keagamaan
Dalam kehidupan berkeluarga, kurangnya pembinaan agama pun menjadi salah satu hal terjadinya kenakalan remaja. Dalam pembinaan moral, agama memiliki peranan yang paling penting sebab nilai-nilai moral yang datangnya dari agama tetap tidak berubah sebab perubahan masa-masa dan tempat. makalah hits
Pembinaan moral ataupun agama untuk remaja melewati rumah tangga perlu dilaksanakan sejak kecil cocok dengan umurnya sebab setiap anak yang dicetuskan belum memahami mana yang benar dan mana yang salah, pun belum memahami mana batas-batas peraturan moral dalam lingkungannya. Karena tersebut pembinaan moral pada permulaannya dilaksanakan di lokasi tinggal tangga dengan latihan-latihan, nasehat-nasehat yang di anggap baik. makalah hits
Maka pembinaan moral mesti dibuka dari orang tua melewati teladan yang baik berupa hal-hal yang mengarah untuk perbuatan positif, sebab apa yang didapatkan dalam lokasi tinggal tangga remaja bakal dibawa ke lingkungan masyarakat. Oleh karena tersebut pembinaan moral dan agama dalam keluarga urgen sekali untuk remaja untuk mengamankan mereka dari kenakalan dan merupakan teknik untuk mempersiapkan hari depan generasi yang bakal datang, sebab kekeliruan dalam pembinaan moral akan berdampak negatif terhadap remaja tersebut sendiri.
Pemahaman mengenai agama usahakan dilaksanakan semenjak kecil, yaitu melewati kedua orang tua dengan teknik memberikan pembinaan moral dan tuntunan tentang keagamaan, supaya nantinya sesudah mereka remaja dapat memilah baik buruk tindakan yang hendak mereka kerjakan sesuatu di masing-masing harinya. makalah hits

Kondisi masyarakat kini yang telah begitu memuliakan ilmu pengetahuan menyebabkan kaidah-kaidah moral dan tata susila yang dipegang teguh oleh orang-orang dahulu menjadi terbelakang di belakang. Dalam masyarakat yang sudah terlalu jauh dari agama, kemerosotan moral orang dewasa sudah wajar terjadi. Kemerosotan moral, tingkah laku dan tindakan – tindakan orang dewasa yang tidak baik menjadi misal atau tauladan untuk anak-anak dan remaja sehingga dominan  timbulnya kenakalan remaja. makalah hits

c. Pengaruh dari lingkungan sekitar,
Pengaruh kebiasaan barat serta pergaulan dengan rekan sebayanya yang tidak jarang mempengaruhinya untuk mengupayakan dan akhirnya justeru terjerumus ke dalamnya
Lingkungan ialah faktor yang paling memprovokasi perilaku dan watak remaja. Jika dia hidup dan berkembang di lingkungan yang buruk, moralnya pun bakal seperti tersebut adanya. Sebaliknya andai ia sedang di lingkungan yang baik maka ia bakal menjadi baik pula.

Di dalam kehidupan bermasyarakat, remaja sering mengerjakan keonaran dan mengganggu ketentraman masyarakat sebab terpengaruh dengan kebiasaan barat atau pergaulan dengan rekan sebayanya yang sering memprovokasi untuk mencoba. Sebagaimana diketahui bahwa semua remaja umumnya paling senang dengan gaya hidup yang baru tanpa melihat hal negatifnya, sebab anggapan ketinggalan zaman andai tidak mengikutinya. makalah hits


d. Tempat pendidikan
Tempat pendidikan, dalam urusan ini yang lebih spesifiknya ialah berupa lembaga edukasi atau sekolah. Kenakalan remaja ini tidak jarang terjadi saat anak sedang di sekolah dan jam latihan yang kosong. Belum lama ini bahkan anda telah menyaksikan di media adanya kekerasan antar pelajar yang terjadi di sekolahnya sendiri. Ini ialah bukti bahwa sekolah pun bertanggung jawab atas kenakalan dan kemunduran moral yang terjadi di negeri ini. makalah hits

Akibat-akibat yang dimunculkan oleh kenakalan remaja antara lain:

1. Untuk diri remaja tersebut sendiri
Akibat dari kenakalan yang dilaksanakan oleh remaja bakal berdampak untuk dirinya sendiri dan paling merugikan baik jasmani dan mental, walaupun perbuatan tersebut dapat menyerahkan suatu kesenangan akan tetapi tersebut semua melulu kenikmatan sesaat saja. Dampak untuk fisik yakni seringnya terserang sekian banyak  penyakit sebab gaya hidup yang tidak teratur. Sedangkan dampak untuk mental yakni kenakalan remaja itu akan mengantarnya untuk mental-mental yang lembek, berfikir tidak stabil dan kepribadiannya bakal terus menyimpang dari sisi moral yang pada akhirnya bakal menyalahi aturan etika dan estetika. Dan urusan tersebut kan terus dilangsungkan selama remaja itu tidak mempunyai orang yang menuntun dan mengarahkan. makalah hits
2. Untuk keluarga
Anak adalahpenerus family yang nantinya bisa menjadi tulang punggung keluarga bilamana orang tuanya tidak dapat lagi bekerja. Apabila remaja selaku anak dalam family berkelakuan membias dari doktrin agama, akan berdampak terjadi ketidakharmonisan di dalam kekuarga dan putusnya komunikasi antara orang tua dan anak. Tentunya urusan ini paling tidak baik sebab dapat menyebabkan remaja sering terbit malam dan jarang kembali serta menguras waktunya bareng teman-temannya untuk berfoya-foya dengan jalan minum-minuman keras atau mengkonsumsi narkoba. Pada kesudahannya keluarga bakal merasa malu dan kecewa atas apa yang telah dilaksanakan oleh remaja. Padahal kesemuanya itu dilaksanakan remaja melulu untuk melampiaskan rasa kekecewaannya terhadap apa yang terjadi dalam keluarganya. makalah hits

3. Untuk lingkungan masyarakat
Apabila remaja melakukan kesalahan dalam kehidupan masyarakat, dampaknya bakal buruk untuk dirinya dan keluarga. Masyarakat bakal memandang bahwa remaja itu ialah tipe orang yang sering menciptakan keonaran, mabuk-mabukan ataupun mengganggu ketentraman masyarakat. Mereka dirasakan anggota masyarakat yang mempunyai moral rusak, dan pandangan masyarakat mengenai sikap remaja itu akan jelek. Bagi merubah semuanya menjadi normal kembali memerlukan waktu yang lama dan hati yang sarat keikhlasan. makalah hits



2.3. Solusi Kenakalan Remaja
Dari sekian banyak  faktor dan persoalan yang terjadi di kalangan remaja masa sekarang sebagaimana telah dilafalkan di atas, maka pastinya ada sejumlah solusi yang tepat dalam pembinaan dan perbaikan remaja masa kini. Kenakalan remaja dalam format apapun mempunyai dampak yang negatif baik untuk masyarakat umum maupun untuk diri remaja tersebut sendiri. Tindakan penanggulangan kenakalan remaja dapat dipecah dalam:
1. Tindakan Preventif
Usaha pencegahan munculnya kenakalan remaja secara umum dapat dilaksanakan melalui teknik berikut:
Mengenal dan memahami ciri umum dan khas remaja
Mengetahui kesulitan-kesulitan yang secara umum dirasakan oleh semua remaja. Kesulitan-kesulitan mana saja yang seringkali menjadi karena timbulnya pelampiasan dalam format kenakalan.

Usaha pembinaan remaja dapat dilaksanakan melalui:
Menguatkan sikap mental remaja supaya dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapinya.
Memberikan pendidikan tidak saja dalam peningkatan pengetahuan dan kemampuan melainkan edukasi mental dan pribadi melewati pengajaran agama, budi pekerti dan etiket.
Menyediakan sarana-sarana dan membuat suasana yang optimal demi pertumbuhan pribadi yang wajar.
Memberikan wejangan secara umum dengan asa dapat bermanfaat.
Memperkuat semangat atau desakan untuk bertingkah laku baik dan memicu hubungan sosial yang baik.
Mengadakan kumpulan diskusi dengan memberikan peluang mengemukakan pandangan dan pendapat semua remaja dan menyerahkan pengarahan yang positif.
Memperbaiki suasana lingkungan sekitar, suasana sosial family maupun masyarakat di mana tidak sedikit terjadi kenakalan remaja. makalah hits
Sebagaimana dinamakan di atas, bahwa keluarga pun mempunyai andil dalam menyusun pribadi seorang remaja. Jadi untuk mengawali perbaikan, maka mesti mulai dari diri sendiri dan keluarga. Mulailah perbaikan dari sikap yang sangat sederhana, laksana selalu berbicara jujur walau dalam gurauan, menyimak doa setiap mengerjakan hal-hal kecil, memberikan tuntunan agama yang baik untuk anak dan masih tidak sedikit hal lagi yang dapat dilakukan oleh keluarga. Memang tidak mudah mengerjakan dan menyusun keluarga yang baik, tetapi seluruh itu dapat dilakukan dengan pembinaan yang perlahan dan sabar. makalah hits
Dengan usaha pembinaan yang terarah, semua remaja bakal mengembangkan diri dengan baik sehingga ekuilibrium diri yang serasi antara aspek rasio dan aspek emosi bakal dicapai. Pikiran yang sehat akan menunjukkan para remaja untuk perbuatan yang pantas, sopan dan bertanggung jawab yang dibutuhkan dalam menyelesaikan kendala atau permasalahan masing-masing. makalah hits

Usaha pencegahan kenakalan remaja secara khusus dilaksanakan oleh semua pendidik terhadap kelainan tingkah laku semua remaja. Pendidikan mental di sekolah dilaksanakan oleh guru, guru pemandu dan psikolog sekolah bareng dengan semua pendidik lainnya. Usaha pendidik mesti ditunjukkan terhadap remaja dengan mengamati, menyerahkan perhatian eksklusif dan memantau setiap pembiasan tingkah laku remaja di lokasi tinggal dan di sekolah. makalah hits

Sekolah ialah lembaga edukasi formal yang mempunyai pengaruh powerful terhadap pertumbuhan remaja. Ada tidak sedikit hal yang dapat dilakukan pihak sekolah untuk mengawali perbaikan remaja, di antaranya mengerjakan program “monitoring” pembinaan remaja melewati kegiatan-kegiatan keagamaan, pekerjaan ekstrakurikuler yang terdapat di sekolah dan penyelenggaraan sekian banyak  kegiatan positif untuk remaja.

Pemberian tuntunan terhadap remaja itu bertujuan meningkatkan pengertian remaja mengenai:
Pengenalan diri sendiri: menilai diri sendiri dan hubungan dengan orang lain.
Penyesuaian diri: mengenal dan menerima tuntutan dan menyesuaikan diri dengan tuntutan tersebut.
Orientasi diri: menunjukkan pribadi remaja ke arah pembatasan antara diri individu dan sikap sosial dengan penekanan pada penyadaran nilai-nilai sosial, moral dan etik.

Bimbingan yang dilaksanakan terhadap remaja dilaksanakan dengan dua pendekatan:
Pendekatan langsung, yakni tuntunan yang diserahkan secara individu pada remaja tersebut sendiri. Melalui pembicaraan mengungkapkan kendala remaja dan menolong mengatasinya.
Pendekatan melewati kelompok, di mana ia telah adalahanggota kelompok atau kumpulan kecil tersebut:

2. Tindakan Represif
Usaha menindak pelanggaran norma-norma sosial dan moral dapat dilaksanakan dengan menyelenggarakan hukuman terhadap setiap tindakan pelanggaran. Dengan adanya sanksi tegas pelaku kenakalan remaja tersebut, diharapkan supaya nantinya si pelaku itu “jera” dan tidak melakukan hal yang membias lagi. Oleh sebab itu, tindak lanjut mesti ditegakkan melewati pidana atau hukuman secara langsung untuk yang mengerjakan kriminalitas tanpa pandang bulu. makalah hits

Sebagai contoh, remaja mesti mentaati ketentuan dan tata teknik yang berlaku dalam keluarga. Disamping tersebut perlu adanya semacam hukuman yang diciptakan oleh orangtua terhadap pelanggaran tata tertib dan tata teknik keluarga. Pelaksanaan tata tertib mesti dilaksanakan dengan konsisten. Setiap pelanggaran yang sama mesti dikenakan sanksi yang sama. Sedangkan hak dan keharusan anggota keluarga merasakan perubahan cocok dengan pertumbuhan dan umur. makalah hits

Di lingkungan sekolah, kepala sekolahlah yang berwenang dalam pelaksanan hukuman terhadap pelanggaran tata tertib sekolah. Dalam sejumlah hal, guru pun berhak bertindak. Akan namun hukuman yang berat laksana skorsing maupun pengeluaran dari sekolah adalahwewenang kepala sekolah. Guru dan staf pemandu bertugas mengucapkan data tentang pelanggaran dan kemungkinan-kemungkinan pelanggaran maupun akibatnya. Pada umumnya perbuatan represif diserahkan dalam format memberikan peringatan secara lisan maupun tertulis untuk pelajar dan orang tua, mengerjakan pengawasan eksklusif oleh kepala sekolah dan kesebelasan guru atau pemandu dan tidak mengizinkan bersekolah untuk sedangkan waktu (skors) atau seterusnya tergantung dari jenis pelanggaran tata tertib sekolah. makalah hits


3. Tindakan Kuratif dan Rehabilitasi
Tindakan ini dilaksanakan setelah perbuatan pencegahan lainnya dilakukan dan dirasakan perlu mengolah tingkah laku pelanggar remaja tersebut dengan menyerahkan pendidikan lagi. Pendidikan diulangi melewati pembinaan secara eksklusif yang tidak jarang ditangani oleh sebuah lembaga eksklusif maupun perorangan yang berpengalaman dalam bidang ini.
Solusi internal untuk seorang remaja dalam mengendalikan kenakalan remaja antara lain:
Kegagalan menjangkau identitas peran dan lemahnya kontrol diri dapat dicegah atau ditanggulangi dengan prinsip keteladanan. Remaja mesti dapat mendapatkan sejumlah mungkin tokoh orang-orang dewasa yang telah mendahului masa remajanya dengan baik pun mereka yang sukses memperbaiki diri sesudah sebelumnya tidak berhasil  pada etape ini. makalah hits
Adanya semangat dari keluarga, guru, rekan sebaya untuk mengerjakan point kesatu.
Remaja mengalirkan energinya dalam sekian banyak  kegiatan positif, laksana berolahraga, melukis, mengekor event perlombaan, dan distribusi hobi.
Remaja pandai memilih rekan dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja mesti bergaul.
Remaja membentuk keawetan diri supaya tidak gampang terpengaruh andai ternyata rekan sebaya atau komunitas yang terdapat tidak cocok dengan harapan.
Jika sekian banyak  solusi dan pembinaan di atas dilakukan, diinginkan kemungkinan terjadinya kenakalan remaja ini bakal semakin berkurang dan teratasi. Dari pembahasan tentang penanggulangan masalah kenakalan remaja ini butuh ditekankan bahwa segala usaha pengendalian kenakalan remaja mesti ditujukan ke arah tercapainya jati diri remaja yang mantap, serasi dan dewasa. Remaja diinginkan akan menjadi orang dewasa yang berpribadi kuat, sehat fisik dan rohani, teguh dalam keyakinan (iman) sebagai anggota masyarakat, bangsa dan tanah air. makalah hits

BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
3.1. Kesimpulan
Masalah kenakalan remaja mulai mendapat perhatian masyarakat secara khusus semenjak terbentuknya peradilan guna anak-anak badung (juvenile court) pada 1899 di Illinois, Amerika Serikat. Kenakalan remaja mencakup semua perilaku yang membias dari norma-norma hukum pidana yang dilaksanakan oleh remaja. Perilaku itu akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.
Faktor yang melatar belakangi terjadinya kenakalan remaja bisa dikelompokkan menjadi hal internal dan hal eksternal. Faktor internal berupa krisis identitas dan kontrol diri yang lemah. Sedangkan hal eksternal berupa kurangnya perhatian dari orang tua; minimnya pemahaman mengenai keagamaan; pengaruh dari lingkungan selama dan pengaruh kebiasaan barat serta pergaulan dengan rekan sebaya; dan lokasi pendidikan.
Akibat-akibat yang dimunculkan oleh kenakalan remaja akan dominan  kepada diri remaja tersebut sendiri, keluarga, dan lingkungan masyarakat.
Solusi dalam mengatasi kenakalan remaja dapat dipecah ke dalam perbuatan preventif, perbuatan represif, dan perbuatan kuratif dan rehabilitasi. Adapun penyelesaian internal untuk seorang remaja dalam mengendalikan kenakalan remaja antara lain:
Kegagalan menjangkau identitas peran dan lemahnya kontrol diri dapat dicegah atau ditanggulangi dengan prinsip keteladanan
Adanya semangat dari keluarga, guru, rekan sebaya untuk mengerjakan point kesatu
Remaja mengalirkan energinya dalam sekian banyak  kegiatan positif
Remaja pandai memilih rekan dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja mesti bergaul,
Remaja membentuk keawetan diri supaya tidak gampang terpengaruh andai ternyata rekan sebaya atau komunitas yang terdapat tidak cocok dengan harapan
Segala usaha pengendalian kenakalan remaja mesti ditujukan ke arah tercapainya jati diri remaja yang mantap, serasi dan dewasa. Remaja diinginkan akan menjadi orang dewasa yang berpribadi kuat, sehat fisik dan rohani, teguh dalam keyakinan (iman) sebagai anggota masyarakat, bangsa dan tanah air. makalah hits

3.2. Saran
Berdasarkan benang merah di atas, penulis menganjurkan untuk lebih membubuhkan perhatian terhadap permasalahan sosial, khususnya kenakalan remaja. Hendaknya saya dan anda bisa mencegah dan mengendalikan perilaku remaja sampai-sampai tidak memunculkan masalah sosial yang terjadi dampak kenakalan-kenakalan remaja tersebut. makalah hits

Posting Komentar

0 Komentar