Kursus Komputer bersertifikat. Lembaga kursus Citra Telematika menyelenggarakan :
1. Aplikasi Perkantoran
2. Desain Grafis
3. Jaringan Komputer
4. Robotika
5. Pemasaran Digital
![]() |
| Citra Telematika - Kursus Komputer di Majalengka |
Jl. Raya Timur No. 65, Ciborelang, Jatiwangi
Kab. Majalengka
(0233) 8281236 | 085216667297
Contoh Makalah Tentang Kemiskinan
1. PENDAHULUAN
.makalah hitsKemiskinan adalahsalah satu masalah sosial yang fundamental yang dihadapi oleh Bangsa Indonesia dewasa ini. Hal itu ditandai dengan adanya sekian banyak kekurangan dan ketidakberdayaan diri si miskin. Berbagai kelemahan dan ketidakberdayaan tersebut diakibatkan baik hal internal maupun eksternal yang membelenggu, laksana adanya keterbatasan untuk merawat dirinya sendiri, tidak dapat memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya guna memenuhi keperluan dll. Dengan begitu, segala kegiatan yang mereka kerjakan untuk menambah hidupnya paling sulit. Pada masa lalu lazimnya masyarakat menjadi kurang mampu bukan sebab kurang pangan, tetapi kurang mampu dalam format minimnya fasilitas atau materi. Dari ukuran kehidupan canggih pada masa sekarang mereka tidak menikmati kemudahan pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kemudahan-kemudahan lainnya yang terdapat pada jaman modern.makalah hits
Di indonesia kemiskinan telah terjadi semenjak jaman dahulu dimana pemerintah di indonesia tidak dapat mengurangi angka kemiskinan dari tahun ke tahun bahkan kemiskinan telah menjadi kegiatan yang serius guna pemerintah kita. Banyak teknik yang telah dilaksanakan oleh pemerintah, namun untuk mengurangi atau bahkan meminimalisir angka kemiskinan sangatlah sulit. Indonesia sebagai negara yang kaya bakal sumber daya alamnya, ternyata tidak sedikit warga yang termasuk miskin. Jumlah penduduk kurang mampu tersebut terdiri dari campuran penduduk di perkotaan dan di perdesaan. Akibat krisis jumlah warga miskin diduga makin bertambah.makalah hits
2. MASALAH
Dalam pembahasan tentang permasalahan kemiskinan diatas, maka diperoleh rumusan masalah yang akan dibicarakan dalam analisis permasalahan. Rumusan masalah tersebut ialah mengenai pengertian - pengertian dari kemiskinan, apa yang menjadi masalah dalam kemiskinan di Indonesia, faktor-faktor dan indikator apa saja yang menjadi penyebab dari kemiskinan, serta bagaimana teknik untuk mengatasi masalah kemiskinan itu didalam ulasan berikutnya.makalah hits
3. LANDASAN TEORI
3.1 Definisi KemiskinanDefinisi yang terdapat dalam teori kemiskinan tidaklah selalu menyeluruh mencakup semua aspek. Definisi diciptakan tergantung dari latar belakang dan tujuan, pun tergantung dari sudut mana pengertian tersebut ditinjaunya, guna kepentingan apa pengertian tersebut dibuat. Biasanya definisi-definisi itu akan saling melengkapi antara yang satu dengan yang lainnya.
Berikut ini pengertian kemiskinan disaksikan dari sejumlah segi :
Dari segi standar keperluan hidup yang pantas / keperluan pokok
Golongan ini menuliskan bahwa kemiskinan itu ialah tidak terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan pokok / dasar diakibatkan karena adanya kelemahan barang-barang dan pelayanan-pelayanan yang diperlukan untuk mengisi standar hidup yang layak. Ini adalahkemiskinan absolute / mutlak yaitu tidak terpenuhinya standar keperluan pokok / dasar.makalah hits
2. Dari segi penghasilan / pendapatan income
Kemisikinan oleh kelompok ini dilukiskan sebagai kurangnya pandapatan / pendapatan untuk memenuhi keperluan hidup yang pokok.makalah hits
3. Dari segi peluang / opportunity
Kemiskinan ialah karena ketidaksamaan peluang untuk mengakumulasikan (meraih) basis dominasi sosial mencakup :
a. Ketrampilan yang memadai.
b. Informasi/ pengetahuan-pengetahuan yang berguna untuk kemajuan hidup.
c. Jaringan-jaringan sosial/ social network.
d. Organisasi-organisasi sosial dan politik.
e. Sumber-sumber modal yang diperlukan untuk peningkatan pengembangan kehidupan.makalah hits
4. Dari segi suasana / kondisi
Kemiskinan sebagai sebuah kondisi/keadaan yang dapat dicirikan dengan :
a. Kelaparan / kelemahan makan dan gizi.
b. Pakaian dan kompleks yang tidak memadai.
c. Tingkat edukasi yang rendah.
d. Sangat sedikitnya peluang untuk mendapat pelayanan kesehatan yang pokok.makalah hits
5. Dari segi penguasaan terhadap sumber-sumber
Menurut kelompok ini kemiskinan adalahketerlantaran yang diakibatkan oleh penyebaran yang tidak merata dan sumber-sumber (malldistribution of resources), tergolong didalamnya penghasilan / income.makalah hits
Definisi Kemiskinan disaksikan dari sejumlah Para Ahli :
1. Berdasarkan keterangan dari Drewnowski (Epi Supiadi:2003), mengupayakan menggunakan indikator-indiktor sosial guna mengukur tingkat-tingkat kehidupan (the level of living index). Menurutnya ada tiga tingkatan keperluan untuk menilai tingkat kehidupan seseorang :
a. Kehidupan jasmani dasar (basic fisical needs), yang mencakup gizi/ nutrisi, perlindungan/ kompleks (shelter/ housing) dan kesehatan.
b. Kebutuhan kebiasaan dasar (basic cultural needs), yang mencakup pendidikan, pemakaian waktu luang dan rekreasi dan garansi sosial (social security).
c. High income, yang mencakup pendapatan yang surplus atau melebihi takarannya.makalah hits
2. Berdasarkan keterangan dari Oscar Lewis (1983), orang-orang miskin ialah kelompok yang mempunyai kebiasaan kemiskinan sendiri yang mencakup ciri khas psikologis sosial, dan ekonomi. Kaum liberal memandang bahwa insan sebagai makhluk yang baik namun sangat diprovokasi oleh lingkungan. Budaya kemiskinan hanyalah semacam realistic and situational adaptation pada linkungan yang sarat diskriminasi dan kesempatan yang sempit. Kaum radikal mengabaikan kebiasaan kemiskinan, mereka menekankan peranan struktur ekonomi, politik dan sosial, dan memandang bahwa manusia ialah makhluk yang kooperatif, produktif dan kreatif.makalah hits
3. Berdasarkan keterangan dari Amartya Sen, Seseorang disebutkan miskin bila merasakan "capability deprivation" dimana seseorang tersebut merasakan kekurangan kemerdekaan yang substantive.makalah hits
4. Berdasarkan keterangan dari Soerjono Soekant, Kemiskinan ditafsirkan sebagai suatu suasana dimana seseorang tidak mampu memlihara dirinya sendiri cocok dengan taraf kehidupan kumpulan dan pun tidak dapat memanfaatkan tenaga mental, maupun fisiknya dalam kumpulan tersebut.
Definisi kemiskinan disaksikan dari sejumlah konsep merupakan :
1. BAPPENAS
Tidak dapat memenuhi hak-hak dasarnya untuk menjaga dan mengembangkan kehidupan yang bermatabat.makalah hits
2. BPS
Bilamana jumlah rupiah yang dikeluarkan atau dibelanjakan guna memenuhi keperluan konsumsi tidak cukup dari 2.100 kalori perkapita.makalah hits
3. Bank Dunia
Tidak tercapainya kehidupan yang pantas dengan pendapatan 1,00 dolar AS perhari.
4. BKKBN family miskin andai :
a. Tidak dapat mengemban ibadah menurut keterangan dari keyakinannya.
b. Tidak mampu santap dua kali sehari.
c. Tidak mempunyai pakaian bertolak belakang untuk dirumah, bekerja atau sekolah dan berpergian.
d. Tidak unsur terluas dari rumahnya berlantai tanah.
e. Mampu membawa anggota family ke sarana kesehatan.makalah hits
4. PEMBAHASAN
Kemiskinan memang ialah pekerjaan besar untuk pemerintah kita, namun pekerjaan tersebut tidak pernah di prioritaskan untuk meminimalisir angka kemiskinan, berbagi teknik telah di kerjakan tapi justeru tidak bisa mengurus persoalan ini.
Kemiskinan adalahmasalah yang ditandai oleh sekian banyak hal antara beda rendahnya kualitas hidup penduduk, terbatasnya kecukupan dan bobot pangan, terbatasnya dan rendahnya bobot layanan kesehatan, gizi anak, dan rendahnya bobot layanan pendidikan. Selama ini sekian banyak upaya telah dilaksanakan untuk meminimalisir kemiskinan melewati penyediaan keperluan pangan, layanan kesehatan dan pendidikan, perluasan peluang kerja dan sebagainya.
Berbagai upaya itu telah sukses menurunkan jumlah penduduk kurang mampu dari 54,2 juta (40.1%) pada tahun 1976 menjadi 22,5 juta (11.3%) pada tahun 1996. Namun, dengan terjadinya krisis ekonomi semenjak Juli 1997 dan sekian banyak bencana alam laksana gempa bumi dan tsunami pada Desember 2004 membawa akibat negatif untuk kehidupan masyarakat, yakni melemahnya pekerjaan ekonomi, memburuknya pelayanan kesehatan dan pendidikan, memburuknya situasi sarana umum sehingga menyebabkan bertambahnya jumlah penduduk kurang mampu menjadi 47,9 juta (23.4%) pada tahun 1999. Kemudian pada 5 tahun terakhir tampak penurunan tingkat kemiskinan secara terus menerus dan perlahan-lahan sampai menjangkau 36,1 juta (16.7%) di tahun 2004.
Pemecahan masalah kemiskinan membutuhkan langkah-langkah dan program yang dirancang secara eksklusif dan terpadu oleh pemerintah dan adalahtanggung jawab bareng antara pemerintah dan masyarakat.makalah hits
4.1 Faktor Penyebab Kemiskinan
Ternyata kemiskinan tersebut tidak terjadi begitu saja tetapi mempunyai faktor-faktor yang mengakibatkan terjadinya kemiskinan. Adapun faktor-faktor penyebab terjadinya kemiskinan bisa dikategorikan dalam sejumlah hal sebagai berikut :
a. Merosotnya standar perkembangan penghasilan per-kapita secara global.
Yang butuh digaris bawahi di sini ialah bahwa standar penghasilan per-kapita bergerak sebanding dengan produktivitas yang terdapat pada sebuah sistem. Jikalau produktivitas berangsur bertambah maka penghasilan per-kapita pun bakal naik. Begitu pula sebaliknya, sekiranya produktivitas menciut maka penghasilan per-kapita bakal turun beriringan. Berikut sejumlah faktor yang memprovokasi kemerosotan standar perkembangan penghasilan per-kapita:
1) Naiknya standar pertumbuhan suatu daerah.
2) Politik ekonomi yang tidak sehat.
3) Faktor-faktor luar negeri, diantaranya:
– Rusaknya kriteria-syarat perdagangan
– Beban hutang
– Kurangnya pertolongan luar negeri, dan Perangmakalah hits
b. Menurunnya etos kerja dan produktivitas masyarakat.
Faktor ini sangat urgen dalam pengaruhnya terhadap kemiskinan. Oleh sebab itu, untuk mendongkrak etos kerja dan produktivitas masyarakat mesti didukung dengan SDA dan SDM yang bagus, serta garansi kesehatan dan edukasi yang dapat dipertanggung jawabkan dengan maksimal
c. Biaya kehidupan yang tinggi.
Melonjak tingginya ongkos kehidupan di sebuah daerah ialah sebagai dampak dari tidak adanya ekuilibrium pendapatan atau gaji masyarakat. Tentunya kemiskinan ialah konsekuensi logis dari realita di atas. Hal ini dapat disebabkan oleh sebab kurangnya tenaga kerja berpengalaman dan banyaknya pengangguran.makalah hits
d. Pembagian subsidi in come pemerintah yang tidak cukup merata.
Hal ini di samping menyulitkan bakal terpenuhinya keperluan pokok dan garansi keamanan untuk semua warga miskin, pun secara tidak langsung mematikan sumber pemasukan warga. Bahkan di sisi beda rakyat kurang mampu masih terbebani oleh pajak negara.makalah hits
4.2 Indikator – indikator Kemiskinan
Untuk mengarah ke solusi kemiskinan penting untuk kita untuk mencari secara rinci indikator-indikator kemiskinan tersebut. Adapun indikator-indikator kemiskinan sebagaimana di kutip dari Badan Pusat Statistika, antara beda sebagi inilah :
1. Ketidakmampuan memenuhi keperluan konsumsi dasar (sandang, pangan dan papan).
2. Tidak adanya akses terhadap keperluan hidup dasar lainnya (kesehatan, pendidikan, sanitasi, air bersih dan transportasi).
3. Tidak adanya garansi masa depan (karena tiadanya investasi untuk edukasi dan keluarga).
4. Kerentanan terhadap goncangan yang mempunyai sifat individual maupun massa.
5. Rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia dan terbatasnya Sumber Daya Alam.
6. Kurangnya apresiasi dalam pekerjaan sosial masyarakat.
7. Tidak adanya akses dalam lapangan kerja dan mata pencaharian yang berkesinambungan.
8. Ketidakmampuan untuk berjuang karena cacat jasmani maupun mental.
9. Ketidakmampuan dan ketidaktergantungan sosial (anak-anak terlantar, perempuan korban kekerasan lokasi tinggal tangga, janda miskin, kumpulan marginal dan terpencil).
4.3 Penanggulangan Kemiskinan
Untuk menanggulangi masalah kemiskinan, pemerintah mempunyai peran yang besar. Namun nyatanya program yang dijalankan oleh pemerintah belum dapat menyentuh pokok yang memunculkan masalah kemiskinan. Beberapa program pemerintah yang telah dijalankan untuk menanggulangi masalah kemiskinan diantaranya ialah program Bantuan Langsung Tunai serta pertolongan dibidang kesehatan yakni Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Namun kedua urusan itu tidak memiliki akibat signifikan terhadap pengurangan angka kemiskinan, bahkan sejumlah pakar kepandaian Negara memandang bahwa urusan itu sudah seharusnya dilaksanakan pemerintah. Untuk tersebut pemerintah perlu menciptakan ketegasan dan kepandaian dalam rangka menuntaskan masalah kemiskinan ini. Diantaranya yakni :makalah hits
Menciptakan lapangan kerja yang dapat menyerap tidak sedikit tenaga kerja sehingga meminimalisir pengangguran, sebab pengangguran ialah salah satu sumber penyebab kemiskinan terbesar di Indonesia.
Memberikan subsidi pada keperluan pokok insan sehingga masing-masing masyarakat dapat menikmati makanan yang berkualitas, urusan ini akan dominan pada bertambahnya angka kesehatan masyarakat.
Menghapuskan korupsi, karena korupsi ialah salah satu penyebab layanan masyarakat tidak berlangsung sebagaimana harusnya. Hal berikut yang lantas menjadikan masyarakat tidak dapat menikmati hak mereka sebagai penduduk Negara sebagaimana harusnya.makalah hits
5. PENUTUP
5.1 KesimpulanBerdasarkan latar belakang, perumusan masalah yang sudah diuraikan di atas, dapat diputuskan bahwa masalah dasar pengentasan kemiskinan berawal dari sikap pemaknaan anda terhadap kemiskinan. Kemiskinan ialah suatu urusan yang alami dalam kehidupan, yang berarti bahwa semakin meningkatnya peradaban ilmu pengetahuan dan teknologi maka keperluan pun bakal semakin banyak. Pengentasan masalah kemiskinan ini tidak saja kewajiban dari pemerintah, tetapi masyarakat juga harus menyadari bahwa penyakit sosial ini ialah tugas dan tanggung jawab bareng pemerintah dan masyarakat. Ketika terjalin kerja sama yang romantis baik dari pemerintah, non pemerintah dan seluruh lini masyarakat. Dengan digalakkannya urusan ini, bisa jadi kemiskinan akan menjangkau hasil yang seminimal mungkin.makalah hits
5.2 Saran
Dalam menghadapi kemiskinan di zaman global dibutuhkan usaha-usaha yang lebih kreatif, inovatif, dan eksploratif. Di samping itu, globalisasi membuka kesempatan untuk menambah partisipasi masyarakat Indonesia yang unggul guna lebih eksploratif. Di dalam menghadapi zaman globalisasi ke depan inginkan tidak inginkan harus menambah kualitas SDM dalam pengetahuan, wawasan, skill, mentalitas, dan moralitas yang standarnya ialah standar global.makalah hits


0 Komentar